clock

Kamis, 08 Juli 2010

Hutan Indonesia Kian Terancam





Hutan di Indonesia dari waktu ke waktu kian terancam. Kerusakan dan pembalakan kayu secara tidak sah begitu dominan. Proyek-proyek pembangunan infrastruktur jalan, perkebunan skala besar, Hak Pengusahaan Hutan (HPH), Hutan Tanaman Industri (HTI), serta lahan transmigrasi yang salah kaprah mendorong kawasan hutan semakin rusak.

Kerusakan ini juga terjadi pada hutan tanaman produksi. Bahkan sebagian besar hutan produksi dalam keadaan rusak parah. Sedangkan hutan-hutan tropis asli sepertinya hanya tersisa di kawasan-kawasan konservasi seperti taman nasional, hutan lindung dan cagar alam.

Penebangan haram tidak pernah teratasi, bahkan seringkali dilakukan terang-terangan. Hutan alam Indonesia terus menciut dengan cepat. Sedangkan industri pengolahan kayu terus tumbuh, terutama industri kertas dan pulp. Akibatnya, kesenjangan antara suplai dan permintaan semakin melebar. Ketidakseimbangan antara permintaan dan suplai bahan baku kayu inilah yang mendorong maraknya penebangan ilegal.

Dari evaluasi pasca banjir diketahui salah satu penyebab bencana ini karena rusaknya hutan. Ini disebabkan karena hutan berfungsi sebagai penyerap air hujan, pengatur air (hidrologis), pencegah erosi, dan sekaligus sebagai cadangan air di musim kemarau.

Di Provinsi Kalimantan Tengah, perusakan lingkungan hutan masih terjadi, baik oleh praktik pembalakan liar maupun penambangan ilegal. Disepanjang sisi ruas jalan penghubung Palangkaraya - Buntok misalnya sejauh mata memandang yang terlihat dan tersisa hanyalah semak belukar.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah pernah mencatat dan melaporkan bahwa kerusakan hutan di provinsi ini setiap tahun mencapai 255.918 hektar. Sementara Badan Pengelola Darah Aliran Sungai (DAS) sungai Kahayan mencatat, bahwa dari 4,7 juta hektar lahan kritis di wilayah kerjanya , baru 60.000-70.000 hektar yang dapat direboisasi sejak tahun 2004.

Secara nasional, Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar pernah menyebutkan bahwa angka kerusakan hutan dan lahan di Indonesia sudah mencapai 59,2 juta hektar (2006), dengan laju kerusakan mencapai 1,19 jektar pertahun.

Sebenarnya masih ada waktu untuk menyelamatkan hutan Indonesia. Salah satu aksi ini dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lestari Hutanku ( Akte Notaris No.31 Tahun 2007 ) yang berupaya untuk menghentikan laju kerusakan hutan dan menyelamatkan hutan-hutan alam yang tersisa di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.

LSM Lestari Hutanku, saat ini telah mendapatkan dukungan masyarakat, pemerintah daerah dan pihak swasta untuk mengemban Visi dan Misi pelestarian hutan dan memberdayakan masyarakat sekitar hutan dengan luas areal kurang lebih 250 hektar yang berlokasi di wilayah Kelurahan Mengkatip, Kecamatan Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah.

Keajaiban Tanaman



Seorang mukmin berjalan di sebuah taman. Ia terpesona dengan keindahan taman yang merupakan kenikmatan Allah. Sesungguhnya, bagi yang sudi merenung, pada setiap benda hidup terdapat kebesaran-Nya.

Sebagai contoh, tanaman merambat yang melingkarkan tubuhnya mengelilingi sebuah dahan atau benda lain, merupakan fenomena yang perlu dipikirkan secara seksama. Jika pertumbuhan tanaman ini direkam dan dipertunjukkan ulang dengan cepat, akan terlihat bahwa tanaman merambat ini bergerak seolah-olah ia adalah makhluk yang memiliki kesadaran. Ia seolah-olah melihat dahan yang berada tepat di hadapannya, lalu ia mengulurkan dirinya ke arah dahan tersebut dan mengikatkan diri ke dahan seperti tali lasso.

Seorang mukmin yang menyaksikan semua ini kembali sadar bahwa Allah telah menciptakan semua benda hidup, dan bahwa Dia menciptakannya sebagai sistem yang unik dan tanpa cacat.

Ketika seseorang terus mengamati gerakan-gerakan tanaman ini, ia menemukan satu ciri menarik lain dari tumbuhan tersebut. Ia melihat bahwa batang tanaman merambat tersebut dengan kuat melekatkan dirinya di atas permukaan dimana ia berada dengan menjulurkan lengan-lengan sampingnya. Bahan yang kental yang diproduksi oleh tanaman yang tidak memiliki kesadaran tersebut merekat sedemikian kuat sehingga ketika tanaman ini dicoba untuk dipindahkan dengan cara menariknya dari tempat ia berada, maka cat yang ada ditembok akan ikut terangkat juga.

Begitupun dengan pepohonan. Pernahkan kita memikirkan bagaimana air mencapai dedaunan yang tinggi? Tidaklah mungkin bagi air dalam sebuah tanki di bagian bawah bangunan anda untuk naik ke lantai yang lebih atas tanpa adanya sebuah tanki hidroforik atau mesin pompa air yang kuat. Anda tidak akan mampu memompa air kendatipun hanya sampai ke lantai pertama. Oleh karena itu, sudah seharusnya ada sistem pemompaan yang mirip dengan mesin hidrofonik yang dimiliki oleh pohon.

Allah telah menciptakan untuk tiap-tiap pohon semua sarana dan perlengkapan yang diperlukan. Tambahan lagi, sistem pemompaan di setiap pohon terlalu canggih dibandingkan dengan yang ada di bangunan tempat tinggal manusia.

Hal lain yang dapat dipikirkan berhubungan dengan dedaunan. Dedaunan itu sesungguhnya bukan bentuk sederhana seperti yang terlihat mata. Dedaunan, misalnya, adalah sesuatu yang rentan dan mudah rusak. Namun, daun-daun ini tidak kering kerontang karena panasnya terik sinar matahari yang menyengat. Ketika seorang manusia berada pada suhu 40oC dalam waktu yang sebentar, warna kulitnya berubah, ia menderita dehidrasi. Sebaliknya, daun mampu untuk tetap hijau di bawah panas matahari yang menyengat tanpa terbakar selama berhari-hari, bahkan berbulan-bulan meskipun sangat sedikit sekali jumlah air yang mengalir melalui pembuluh-pembuluhnya yang mirip benang. Ini adalah sebuah keajaiban penciptaan yang menunjukkan bahwa Allah menciptakan segala sesuatu dengan ilmu yang tak tertandingi.

Begitulah, ketika menyusuri taman, kita memahami semua itu merupakan perwujudan sifat-Nya Yang Maha Indah (Al-Jamaal). Lihatlah:
bunga daisy yang menguning. Kupu-kupu dengan ekornya yang indah meliuk di sela bunga.
Kupu-kupu, misalnya, adalah makhluk yang sangat indah dan elok untuk dilihat. Kupu-kupu, yang memiliki sayap dengan simetri dan disain semacam renda yang demikian teliti sehingga terlihat seolah-olah dilukis dengan tangan, dengan warna yang harmoni dan dipenuhi fosfor sehingga berpendar, adalah bukti daya seni yang tak tertandingi dari ciptaan Allah.

Banyaknya jenis tanaman dan pohon yang tak terhitung di muka bumi merupakan bagian dari keindahan ciptaan Allah. Bunga-bunga dengan warna yang beraneka-ragam dan berbagai bentuk pepohonan telah diciptakan sedemikian rupa sehingga memberikan kenyamanan bagi manusia.

Seseorang yang memiliki keimanan akan berpikir bagaimana bunga seperti mawar, violet, daisy, hyacinth, anyelir, anggrek dan bunga-bunga lainnya memiliki permukaan yang sedemikian mulus, bagaimana mereka muncul dari biji-biji mereka dalam keadaan yang halus sama sekali tanpa ada lipatan-lipatan, bagaikan telah disetrika.

Satu lagi keajaiban ciptaan Allah adalah aroma sedap yang menakjubkan dari bunga-bunga ini. Mawar, misalnya, memiliki wangi yang tidak pernah berubah yang selalu dikeluarkannya. Bahkan dengan teknologi paling maju sekalipun, bau yang menyamai mawar tidak dapat dibuat.
Penelitian di laboratorium-laboratorium untuk menyerupai bau ini belum mendatangkan hasil yang memuaskan. Aroma parfum yang diproduksi dengan meniru bau mawar pada umumnya memiliki bau harum yang sedemikian kuat sehingga mengganggu orang. Tetapi bau asli dari bunga mawar tidak menimbulkan gangguan apapun bagi manusia.

Orang yang beriman sadar bahwa segala sesuatu ini diciptakan Allah agar ia memuji-Nya. Sadar akan hal ini, seseorang yang menyaksikan keindahan kebun ketika sedang berjalan-jalan akan mengagungkan Allah seraya mengatakan, ''Maa syaa Allahu, laa quwwata illaa billaah (sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah)'' (QS. Al-Kahfi, 18: 39).

Sabtu, 08 Mei 2010

GONNA, WANNA, GOTTA

Kita sering dengar kata gonna, wanna, dan gonna digunakan di lagu atau di film. Dan, kalau kita tinggal di negara atau daerah berkomunitas native English speakers, ketiga kata ini sering sekali digunakan dalam percakapan sehari-hari. Well, gonna, wanna, dan gonna sebenarnya bukanlah sebuah kata, lebih tepat kalau kita sebut sebut akronim karena merupakan kontraksi atau penggabungan dua kata, seperti yang akan dibahas berikut ini. Atau, lebih baik kita sebut slang karena hanya digunakan in very informal occasions. Oleh karena itu, satu pesan saya adalah NEVER USE ketiga akronim atau slang ini dalam formal speaking/writing.
A. GONNA

Gonna merupakan kontraksi (penggabungan) dari GOING TO yang kita jumpai di simple future tense:
S + BE GOING TO + VERB1 + …

Kalau kita ganti GOING TO dengan GONNA, maka polanya menjadi:
S + BE GONNA + VERB1 + …

Kalau kalimat formalnya adalah sebagai berikut:

1.I am going to go to bed.
2.He is going to meet you tomorrow.
3.You are going to be his girlfriend, aren’t you?

Kalimat informalnya adalah:
.I’m gonna go to bed.
.He’s gonna meet you tomorrow.
.You’re gonna be his girlfriend, aren’t you?.

NOTE: Selain digunakan dalam simple future tense, GONNA juga digunakan dalam future continuous tense, past future tense, past future continuous tense.

Contoh:
He’s gonna be studying at 7 tonight.
They were gonna play football yesterday afternoon but they weren’t playing because of rain.
I was gonna be watching Bayern Munich vs Lion match at 3 this morning but I wasn’t watching because I fell asleep.
B. WANNA

Wanna merupakan kontraksi (penggabungan) dari WANT TO dan WANT A yang kita jumpai di simple present tense:
S + WANT TO + VERB1 + …
S + WANT + A + SINGULAR NOUN…

Kalau kita ganti WANT TO dan WANT A dengan WANNA, maka secara berturut-turut polanya menjadi:
S + WANNA + VERB1 + …
S + WANNA + SINGULAR NOUN…

NOTE:

a. Apapun subject kalimatnya, WANNA tidak pernah diimbuhi -s.

b. Verb setelah WANNA selalu dalam bentuk verb1 (kata kerja dasar tanpa TO).

c. Jika WANNA tidak diikuti oleh verb (atau jika diikuti oleh adjective atau noun), jangan lupa sisipkan BE (just BE; bukan is, am atau are).

Contoh:

Kalau kalimat formalnya adalah sebagai berikut:
-I want to go to bed now.
-He wants to meet you tomorrow.
-You want to be his girlfriend, don’t you?.
-She wants a car.

Kalimat informalnya adalah:
.I wanna go to bed now.
.He wanna meet you tomorrow.
.You wanna be his girlfriend, don’t you?.
.She wanna car.
C. GOTTA

Gotta merupakan kontraksi (penggabungan) dari GOT TO yang kita jumpai di present perfect tense dan simple past tense:
S + HAVE/HAS GOT TO + VERB1 + …
S + GOT TO + VERB1….

Kalau kita ganti GOT TO dengan GOTTA, maka polanya menjadi:
S + HAVE/HAS GOTTA + VERB1 + …
S + GOTTA + VERB1….

NOTE:

a. HAVE dan HAS umumnya dikontraksi dengan subject kalimat.

b. Verb setelah GONNA selalu dalam bentuk verb1 (kata kerja dasar tanpa TO).

c. Jika GOTTA tidak diikuti oleh verb (jika diikuti oleh adjective atau noun), jangan lupa sisipkan BE (just BE; bukan is, am atau are).

Contoh:

Kalau kalimat normalnya adalah sebagai berikut:
>I have got to go to bed now.
>He has got to meet you tomorrow.
>You have got to be his girlfriend, haven’t you?
>She got to study now.

Kalimat informalnya adalah:
.I’ve gotta go to bed now.
.He’s gotta meet you tomorrow.
.You’ve gotta be his girlfriend, haven’t you?
.She gotta study now.

Mohon Do'a



Sudah lama tak posting diblog. Akhirnya ada kesempatan juga setelah dag dig dug menjalani uts yang mendebarkan. ternyata, hasil kelas 9 pun mendukung semakin terkenalnya sekolah terncinta ini dengan meraih rata rata tertinggi di kab. Bojonegoro,dan dengan slah satu siswa yg bernama Syukur fanani yang mendapat peringkat tertinggi no.2 se bojonegoro dan no.6 se Jawa timur.

Kejayaan kita pun masih berlanjut hingga Lulusnya:
1. M. Miftahul Firdaus - Mapel Fisika – Peringkat 4 – grade 38 Besar Propinsi.

2. Ahmad Maulana Ifan A. - Mapel Biologi – Peringkat 4 – grade 38 Besar Propinsi.

3. Riswanda Aulia R. - Mapel IPS - Peringkat 6 – grade 38 Besar Propinsi.

Dan sekarangpun para pejuang arrahmat masih berjuang untuk meneruskan untuk mempertahankan kejayaanya dengan mengikuti lomba DEFISMATEKA di Siman,Lamongan.

Dari semua itu kami mohon doa restunya untuk meneruskan kejayaan kami.
marilah kita membaca Al-fatihah................
amien ya rabbal alamien............

Jumat, 29 Januari 2010

Perbedaan Penggunaan previous, before, dan beforehand

Kalau kita lihat di kamus Inggris-Indonesia, ketiga kata ini memiliki arti yang mirip, yaitu: sebelum atau sebelumnya. Nah, apa perbedaan dari ketiga kata ini?

Untuk menjawab pertanyaan ini, kita harus ketahui jenis (part of speech) dari masing-masing kata agar kita dapat menggunakannya secara benar.

Previous adalah adjective (kata sifat); before adalah preposition (kata depan), adverb (kata keterangan), dan juga conjunction (kata sambung); beforehand adalah adverb, dan kadang-kadang digunakan sebagai adjective.
Previous

Karena merupakan sebuah adjective, previous digunakan untuk menerangkan noun, pada umumnya dalam pola: “previous + noun”. Misalnya: previous boss, previous lesson, previous day, dst. Dalam hal ini, previous berarti “sebelumnya”.

Contoh:

1. His previous car looked much nicer than his new one. (Mobil dia yang sebelumnya tampak jauh lebih bagus daripada mobilnya yang baru). Jika dia sudah gonta ganti mobil sebanyak 5 kali, misalnya mobil A, B, C, D, dan yang terbaru adalah E, maka yang dimaksud his previous car adalah hanyalah mobil D. Tetapi kalau ditulis : his previous cars, barulah bermakna semua mobil-mobilnya yang terdahulu (A, B, C, dan D).
2. Before we start our today’s lesson, let’s review our previous lesson. (Sebelum kita memulai pelajaran kita hari ini, mari kita review kembali pelajaran kita sebelumnya).Sama seperti contoh 1, yang dimasudkan previous lesson di sini hanyalah 1 pelajaran sebelum pelajaran hari ini.
3. She didn’t come to my birthday party even though in the previous day she told me that she would come. (Dia tidak datang ke ulang tahunku walaupun sehari sebelumnya dia bilang padaku bahwa dia akan datang).

Before

Di ketiga contoh di atas, dapatkah previous digantikan dengan before? Jawabannya adalah tidak, karena before tidak pernah berfungsi sebagai adjective.

Agar before dapat digunakan, ketiga kalimat harus direvisi dulu, dan polanya berubah sedikit menjadi:

1. His car before his new one looked much nicer. (sebagai preposition, = sebelum). Atau, His car before this one looked much nicer.
2. Before we start our today’s lesson, let’s review the lesson we have studied before. (sebagai adverb, = previously = sebelumnya).
3. She didn’t come to my birthday party even though one day before the party she told me that she would come. (sebagai preposition, = sebelum).

Beforehand

1. His car beforehand looked much nicer.
2. Let’s start our today’s lesson! Beforehand, let’s review the lesson we have studied before.
3. She didn’t come to my birthday party even though she told me that she would come one day beforehand.
4. Beforehand, thank you very much for your help. = Thank you very much beforehand for your help. (Terima kasi banyak sebelumnya atas bantuannya). Di kalimat ini beforehand sebagai adverb, = in advance = sebelumnya). Atau: Thank you very much in advance for your help.
5. To make sure that you will get a flight ticket, you should make a reservation at least two weeks beforehand. (Agar yakin dapat tiket pesawat, kamu harus booking tiket sekurang-kurangnya 2 minggu sebelumnya/ 2 minggu sebelum keberangkatan). Atau: To make sure that you will get a flight ticket, you should make a reservation at least two weeks in advance.
6. They got an accident. Beforehand, they had drunk a lot. (Mereka tabrakan. Sebelumnya, mereka telah minum banyak (minuman beralkohol).

Karena beforehand bukan conjunction (kata sambung), maka GRAMATICALLY INCORRECT jika kita bilang:

* Beforehand we start our today’s lesson, let’s review the lesson we have studied before.
* They had drunk a lot beforehand they got an accident.
* I had met a very beautiful girl beforehand I got here.

Dan karena beforehand bukan preposition (kata depan), maka GRAMATICALLY INCORRECT jika kita bilang:

* His car beforehand his new one looked much nicer.
* She didn’t come to my birthday party even though one day beforehand the party she told me that she would come.

Dan kata yang paling tepat digunakan untuk menggantikan beforehand pada kelima kalimat di atas adalah before.

Penggunaan kata “right” dalam tag questions dan “Simple past tense vs Present perfect tense”

1. Penggunaan kata right dalam question tags

Yes, we can say :

You still can feed them, right?

Tetapi kalimat ini kurang formal dibandingkan dengan :

You still can feed them, can’t you?

Jadi yang lebih baik digunakan adalah:

You still can feed them, can’t you?

Penjelasan detail tentang penggunaan question tag (tag questions) dapat dibaca di topik How to address questions, poin B.
2. Perbedaan penggunaan simple past tense dengan present perfect tense

Dengan adanya adverb “JUST” (= baru saja), action dari verb COME telah dilakukan dan telah berakhir dalam waktu yang spesifik in the past. Olehnya itu, jika ada kata “JUST” sebaiknya gunakan simple past tense.

I just came from Bandung. Atau:

I just arrived from Bandung.

Present perfect tense juga dapat digunakan dalam konteks ini, tetapi adverb “JUST” perlu dihilangkan. Present perfect tense digunakan jika kita ingin menekankan bahwa “saya SUDAH datang” dan tidak mempersoalkam “when”. Dan kalimatnya menjadi:

I have come from Bandung.

Simple present tense tidak pas digunakan dalam konteks ini sebab kalau ditulis:

I come from Bandung.

maknanya akan berubah menjadi: “saya berasal dari Bandung”, yang maknanya sama dengan:

I am from Bandung.

Jadi, yang lebih baik untuk kalimat di atas tidak ada, semuanya tergantung dari apa yang ingin kita tekankan (informasikan). Jika kita ingin lebih menekankan “BARU SAJA” datang, gunakan simple past tense. Sedangkan, jika ingin menekankan “SUDAH” datang, gunakan present perfect tense.

Penjelasan yang lebih detail tentang penggunaan kedua tensis ini, dapat dibaca di topik: simple past tense dan present perfect tense.

Perbedaan penggunaan “in order to” dengan “in order (that)”

In order to dan in order (that) sama-sama digunakan untuk mengekspresikan tujuan dan keduanya sama-sama berarti agar atau untuk. Namun demikian, penggunaannya dalam kalimat sangat berbeda.
A. Penggunaan “in order to”

In order to selalu diikuti oleh verb1, seperti terlihat pada formula berikut:
Subject + verb + object + in order to + verb1 + object…
In order to + verb1 + object, subject + verb + object

Contoh:

1. We should study hard in order to pass the exam. (Kita harus belajar keras agar lulus ujian).
2. Many people in Jakarta decide to leave their office late in the evening in order to avoid traffic jam. (Banyak orang di Jakarta memutuskan untuk pulang kantor agak malam untuk menghindari kemacetan lalu lintas).
3. He works very hard in order to be able to support his family. (Dia bekerja sangat keras agar dapat mensuport keluarganya).

Dengan menggunakan pola pada baris kedua, ketiga kalimat di atas dapat ditulis menjadi:

1. In order to pass the exam, we should study hard . (Agar lulus ujian, kita harus belajar keras ).
2. In order to avoid traffic jam, many people in Jakarta decide to leave their office late in the evening . (Untuk menghindari kemacetan lalu lintas, banyak orang di Jakarta memutuskan untuk pulang kantor agak malam).
3. In order to be able to support his family, he works very hard . (Agar dapat mensuport keluarganya, dia bekerja sangat keras ).

B. Penggunaan “in order (that)”

In order atau in order that selalu diikuti oleh clause (S + V), seperti terlihat pada formula berikut:
Subject + verb + object + in order (that) + subject + verb1 + object…
In order (that) + subject + verb1 + object, subject + verb + object

Contoh:

1. We should study hard in order we pass the exam. Atau, We should study hard in order that we pass the exam. (Kita harus belajar keras agar kita lulus ujian).
2. Many people in Jakarta decide to leave their office late in the evening in order they avoid traffic jam. Atau, Many people in Jakarta decide to leave their office late in the evening in order that they avoid traffic jam. (Banyak orang di Jakarta memutuskan untuk pulang kantor agak malam agar mereka terhindar dari kemacetan lalu lintas).
3. He works very hard in order he is able to support his family. Atau, He works very hard in order that he is able to support his family. (Dia bekerja sangat keras agar dia dapat mensuport keluarganya).

Dengan menggunakan pola pada baris kedua, ketiga kalimat di atas juga dapat ditulis menjadi:

1. In order we pass the exam, we should study hard . Atau, In order that we pass the exam, we should study hard. (Agar kita lulus ujian, kita harus belajar keras).
2. In order they avoid traffic jam, many people in Jakarta decide to leave their office late in the evening . Atau, In order that they avoid traffic jam, many people in Jakarta decide to leave their office late in the evening. (Agar mereka terhindar dari kemacetan lalu lintas, banyak orang di Jakarta memutuskan untuk pulang kantor agak malam).
3. In order he is able to support his family, he works very hard . Atau, In order that he is able to support his family, he works very hard . (Agar dia dapat mensuport keluarganya, dia bekerja sangat keras).

C. Penggunaan “in order + for object pronoun/noun + to”

Kedua pola di atas (A & B) dapat dimodifikasi menjadi :
Subject + verb + object + in order + for + object pronoun/noun + to + verb1 + object
In order + for + object pronoun/noun + to + verb1 + object, subject + verb + object

Contoh:

1. We should study hard in order for us to pass the exam. (Kita harus belajar keras agar kita lulus ujian).
2. Many people in Jakarta decide to leave their office late in the evening in order for them to avoid traffic jam. (Banyak orang di Jakarta memutuskan untuk pulang kantor agak malam agar mereka terhindar dari kemacetan lalu lintas).
3. He works very hard in order for him to be able to support his family. (Dia bekerja sangat keras agar dia dapat mensuport keluarganya).

Dengan menggunakan pola pada baris kedua, ketiga kalimat di atas dapat ditulis menjadi:

1. In order for us to pass the exam, we should study hard . (Agar kita lulus ujian, kita harus belajar keras ).
2. In order for them to avoid traffic jam, many people in Jakarta decide to leave their office late in the evening . (Agar mereka terhindar dari kemacetan lalu lintas, banyak orang di Jakarta memutuskan untuk pulang kantor agak malam).
3. In order for him to be able to support his family, he works very hard . (Agar dia dapat mensuport keluarganya, dia bekerja sangat keras ).

D. “In order to + verb1″ vs “to + verb1″

Apakah “in order” pada pola A dapat dihilangkan sehingga tinggal infinitive-nya saja?

Ya, bahkan penggunaan infinitive lebih sering digunakan. (Lihat Infinitives dan Penggunaannya).

Contoh:

1. We should study hard to pass the exam. (Kita harus belajar keras agar lulus ujian).
2. Many people in Jakarta decide to leave their office late in the evening to avoid traffic jam. (Banyak orang di Jakarta memutuskan untuk pulang kantor agak malam untuk menghindari kemacetan lalu lintas).
3. He works very hard to be able to support his family. (Dia bekerja sangat keras agar dapat mensuport keluarganya).

Jika infinitivenya diletakkan di depan, kalimatnya menjadi:

1. To pass the exam, we should study hard . (Agar lulus ujian, kita harus belajar keras ).
2. To avoid traffic jam, many people in Jakarta decide to leave their office late in the evening . (Untuk menghindari kemacetan lalu lintas, banyak orang di Jakarta memutuskan untuk pulang kantor agak malam).
3. To be able to support his family, he works very hard . (Agar dapat mensuport keluarganya, dia bekerja sangat keras ).

So, tidak begitu sulit, bukan? Jika anda ingin tambahan contoh kalimat penggunaan in order to dan in order (that) dapat dibaca di topik Conjunctions dan Penggunaannya.

Senin, 23 November 2009

MRAM: Teknologi Terbaru Memori Komputer



Sebelumnya Anda pasti pernah mendengar istilah RAM (Random Access Memory) untuk menyebut memory komputer. Memory RAM ini memiliki berbagai jenis mulai dari EDO RAM, DDR1, DDR2 dan beberapa jenis lainnya.

Namun ternyata RAM saja belum cukup untuk memuaskan kebutuhan manusia akan tuntutan kecepatan. Oleh karena itu, Fisikawan dan Insinyur Jerman mengembangkan sebuah jenis memory baru.

Memory tersebut diberi nama Magnetoresistive Random Access Memory (MRAM), memory ini bukan hanya lebih cepat daripada RAM tetapi juga Lebih hemat Energi. Kehadiran MRAM sepertinya akan meningkatkan perkembangan mobile computing dan level penyimpanan dengan cara membalik arah kutub utara-selatan medan magnit.

IBM dan beberapa perusahaan pengembang yang lain berencana menggunakan MRAM, MRAM ini akan memutar elektron-elektron untuk mengganti kutub magnet. Hal ini juga dikenal sebagai spin-torque MRAM (Torsi putar MRAM) teknologi inilah yang kini sedang dikembangkan oleh para fisikawan dan insinyur Jerman.

Dengan membangun pilar-pilar kecil berukuran 165 nano meter, akan mengakibatkan magnet variabel pada atas lapisan akan mengakibatkan arus listrik mengalir dari bawah ke atas dan akan memutar posisi elektron. Medan magnet ini akan berubah dan hanya membutuhkan sedikit waktu untuk merubah kutub medan magnet ini. Kemudian kutub utara dan selatan akan bertukar.

Yang pasti, kecepatan MRAM mencapai 10 kali lipat kecepatan RAM. KEcepatan ini masih bisa terus dikembangkan dimasa depan.

Minggu, 22 November 2009

Fungsi Harddisk

Pengertian Dan Fungsi Harddisk

FUNGSI HARDDISK

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUG4xTo7_d24qRgpt-cGeJG718I5TBXSqiUj4H3PidE5BgMOex5YwetAa1V1hBR0sJ5ME-MOkM3robMlMznWkRmYvZ0YjWeUw5OdLa1rLuOdGA0fNbx4xm7-2QsqLCs3EzLYiv7yxrEvE/s400/Harddisk.jpeg

  • Harddisk merupakan ruang simpan utama dalam sebuah computer. Di situlah seluruh sistem operasi dan mekanisme kerja kantor dijalankan, setiap data dan informasi disimpan.
  • Dalam sebongkah harddisk, terdapat berbagai macam ruangruang kecil (direktori, folder, subdirektori, subfolder), yang masing-masing dikelompokkan berdasarkan fungsi dan kegunaannya. Di situlah data-data diletakkan.
  • Ruang kecil dalam harddisk bekerja dalam logika saling tergantung (interdependent). Data/informasi dalam satu ruang kadangkala diperlukan untuk menggerakkan data/ informasi yang berada di ruang lain. Ada ruang di mana data di dalamnya tidak boleh diutak-atik atau dipindahkan ke tempat lain, ada ruang di mana kita bisa membuang dan menaruh data secara bergantian sesuai kebutuhan.
  • Harddisk terdiri atas beberapa komponen penting. Komponen utamanya adalah pelat (platter) yang berfungsi sebagai penyimpan data. Pelat ini adalah suatu cakram padat yang berbentuk bulat datar, kedua sisi permukaannya dilapisi dengan material khusus sehingga memiliki pola-pola magnetis. Pelat ini ditempatkan dalam suatu poros yang disebut spindle.

PRINSIP KERJA HARDDISK

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhXim0CfdIdPWpz48ykN1QBvQ9je_LswQ-3bm0b3jlLOqxHaPRJY6l89_CuF9k4PA0o4o8riBvI1q4iVAbbfcbwOemr2uOVORIPedxSpgI38ZUvEwAWxoeP-pwkB-9PnSbuyIIURaVnThA/s400/Harddisk+2.jpeg

  • Spindle memiliki sebuah penggerak yang disebut spindle motor, yang berfungsi untuk memutar pelat harddisk dalam kecepatan tinggi. Perputaran ini diukur dalam satuan rotation per minute (RPM). Makin cepat putaran tiap menitnya, makin bagus kualitas harddisk tersebut. Ukuran yang lazim kita dengar adalah 5400, 7200, atau 10.000RPM.
  • Sebuah peranti baca-tulis elektromagnetik yang disebut dengan heads ditempatkan pada kedua permukaan pelat. Heads berukuran kecil ini ditempatkan pada sebuah slider, sehingga heads bisa membaca data/informasi yang tersimpan pada pelat dan merekam informasi ke dalam pelat tersebut.
  • Slider ini dihubungkan dengan sebuah lengan yang disebut actuator arms. Actuator arms ini sendiri dipasang mati pada poros actuator, di mana seluruh mekanisme gerakan dari actuator ini dikendalikan oleh sebuah papan pengendali (logic board) yang mengomunikasikan setiap pertukaran informasi dengan komponen komputer yang lainnya. Antara actuator dengan karena keduanya dihubungkan dengan sebuah kabel pita tipis. Kabel inilah yang menjadi jalan instruksi dari dan ke dalam pelat harddisk.
  • Jumlah pelat masing-masing harddisk berbeda-beda, tergantung dari ukuran/daya tampung masing-masing pelat dan ukuran harddisk secara keseluruhan.
  • Sebuah pelat harddisk pada umumnya memiliki daya tampung antara 10 atau 20gigabyte (GB). Sebuah harddisk yang berkapasitas total 40GB berarti memiliki 2 pelat, sedangkan bila berukuran 30GB, ia memiliki dua buah pelat berukuran 10 dan 20GB atau tiga buah pelat berukuran 10GB. Masing-masing pelat harddisk mampu menangani/menampung puluhan juta bit data. Data-data ini dikelompokkan ke dalam kelompok-kelompok yang lebih besar, sehingga memungkinkan pengaksesan informasi yang lebih cepat dan mudah.
  • Masing-masing pelat memiliki dua buah head, satu berada di atas permukaan pelat, satunya lagi ada di bawah head. Dari sini ketahuan bahwa harddisk yang memiliki tiga buah pelat misalnya (rata-rata sebuah harddisk memang terdiri atas tiga pelat) memiliki total enam permukaan dan enam head.
  • Masing-masing pelat memiliki kemampuan merekam dan menyimpan informasi dalam suatu lingkaran konsentris yang disebut track (bayangkan track ini seperti lintasan dalam suatu arena perlombaan atletik).
  • Masing-masing track terbagi lagi dalam bagian-bagian yang lebih kecil yang disebut sektor (sector). Nah, setiap sektor dalam tracktrack harddisk ini mampu menampung informasi sebesar 512 bytes.
  • Sektor-sektor dalam sebuah harddisk ini tidak dikelompokkan secara mandiri tetapi dikelompokkan lagi dalam sebuah gugusan yang lebih besar yang disebut cluster. Apa fungsi peng-cluster-an ini? Tak lain adalah untuk membuat mekanisme penulisan dan penyimpanan data menjadi lebih sederhana, lebih efisien, tidak berisiko salah, dan dengan demikian memperpanjang umur harddisk.
  • Sekarang kita ambil contoh ketika kita tengah menjalankan sebuah program spreadsheet pada komputer kita. Ketika kita memasukkan data ke dalam program spreadsheet, di sana terjadi ribuan atau bahkan jutaan pengaksesan disk secara individual. Dengan demikian, memasukkan data berukuran 20megabyte (MB) ke dalam sektor-sektor berukuran 512 byte jelas akan memakan waktu dan menjadi tidak efisien.
  • Untuk mengefisienkan pekerjaan, inilah yang dilakukan berbagai komponen dalam PC secara bahu-membahu.

OUTPUT DEVICE

OUTPUT DEVICE

Output device adalah peralatan komputer yang berfungsi untuk melihat instruksi yang sedang dilakukan oleh komputer dan untuk melihat hasil pengolahan data komputer. Output atau hasil pengolahan data tersebut dapat berupa tulisan, image atau gambar, suara, dan bentuk yang dapat dibaca oleh mesin (machine readable form). Dan output atau hasil pengolahan data tersebut berbentuk hard-copy (di cetak ke kertas), soft-copy (ditampilkan ke monitor), dan drive (di simpan ke dalam Compact Disk).




Macam-macam output device (alat keluaran) komputer, yaitu :
Monitor
Monitor adalah alat keluaran yang memberikan dan menampilkan informasi atau data atau instruksi yang dihasilkan atau sedang dilakukan oleh komputer.

Infocus
Infocus merupakan alat keluaran yang mempunyai fungsi sama dengan monitor. Perbedaannya, infocus membutuhkan media penerima pancaran signal-signal infocus, media penerima tersebut sebaiknya memiliki permukaan datar dan berwarna putih (terang). Contoh media yang biasa digunakan yaitu dinding putih, whiteboard, ataupun kain/layar putih yang dibentangkan.

Printer
Printer adalah alat keluaran yang dapat mencetak teks atau gambar hasil pengolahan komputer ke media kertas atau media lainnya seperti kertas transparansi.

Plotter
Plotter merupakan alat keluaran yang mempunyai fungsi sama dengan printer. Perbedaannya adalah plotter digunakan untuk mencetak gambar yang berukuran cukup besar, seperti gambar mesin dan konstruksi bangunan.

Speaker
Speaker adalah alat keluaran yang menghasilkan output dalam bentuk suara.

Blog ini merupakan media pembelajaran bagi saya untuk belajar mendalami tentang komputer, dan mengelola blog. Mohon maaf bnget's jika isi blog ini ada yang salah, masih kurang jelas, kurang menarik, dan masih mengambil dari artikel yang sudah ada. Selanjutnya akan dilakukan posting perbaikan dan penambahan dalam artikel ini. Thx bro.. sudah berkunjung ke blog ini. Semoga artikel ini bermanfaat. Dan penting untuk membaca artikel menarik lainnya di bawah ini.

Selasa, 03 November 2009

Geografi

Geografi adalah satu mata pelajaran yang kompleks kerana ia bukan sahaja mempunyai ciri-ciri sosial tetapi termasuk juga ciri-ciri sains semula jadi. Geografi memandang manusia dengan aspek semula jadinya sebagai penaburan ruang yang saling berkaitan di atas permukaan bumi.Pola-pola tersebut adalah seperti penaburan penduduk, bandar, bahasa, negeri, politik, sistem pertanian, perindustrian, iklim serta penduduk.

Di samping itu pengajian geografi ialah mengenai perhubungan atau saling hubungan antara kawasan-kawasan seperti trafik penumpang pesawat udara, perkapalan lautan atau perdagangan antarabangsa.

Tambahan pula geografi cuba menggunakan data-data daripada dunia biologi, fizikal dan sosial seperti unsur-unsur yang menunnjukkan variasi yang jelas dalam ruang yang mempunyaisaling hubungan yang bermakna dengan fenomena yang lain.

Oleh yang demikian, geografi bolehlah disifatkan sebagai satu bidang pengetahuan atau 'field of knowledge' dan bukanlah satu subjek yang tersendiri di mana pengetahuan-pengetahuan adalah asli kepada mata pelajaran itu. Ini bermakna geografi bukanlah satu bentuk pengetahuan tetapi ia adlah satu bidang, di mana kebanyakan butir pengetahuannya didapati subjek-subjek sains sosial dan sains semulajadi. Konsep geografi ini adalah konsisten dengan falsafah serta ideanya iaitu:

1. Geografi sebagai satu sintesis
2. Geografi sebagai satu pandangan

Dalam konteks itu, sintesis boleh disifatkan sebagai penggabungan unsur-unsur dan bahagian-bahagian supaya menjadi satu keseluruhan.

Oleh sebab itu Geografi ialah satu mata pelajaran yang kompleks adalah sukar untuk memberinya satu definisi yang khusus. Banyak percubaan telah dibuat untuk mendifinasikan bidang itu dan berikut ialah takrifan yang penting dan menarik.

UNESCO (1956) mendifinasikan geografi sebagai:
1. satu agen sintesis
2. satu kajian perhubungan ruang
3. sains dalam penggunaan tanah

John Mackinder (1861-1947) seorang pakar geografi memberi definisi geografi sebagai satu kajian mengenai kaitan antara manusia dengan alam sekitar

Sel

Sel adalah bagian struktural dan fungsional dari setiap organisme. Beberapa organisme, misalnya bakteri, merupakan uniseluler, yaitu terdiri dari hanya satu sel saja. Beragam organisme lainnya, misalnya manusia, adalah multiseluler (manusia diperkirakan memiliki 100.000 miliar sel dalam tubuhnya). Teori tentang sel yang pertama kali dikemukakan pada abad ke-19 menyatakan bahwa semua organisme tersusun atas satu atau lebih sel. Setiap sel berasal dari sebuah sel lainnya. Seluruh fungsi vital bagi organisme terjadi di dalam sel dan sel-sel tersebut mengandung informasi genetik yang dibutuhkan untuk mengatur fungsi sel dan memindahkan informasi kepada sel-sel generasi berikutnya.

Kata "sel" berasal dari kata dalam bahasa Latin "cella", yang artinya adalah "ruang kecil". Nama ini dipilih oleh Robert Hooke karena ia melihat adanya kesamaan antara sebuah sel dan sebuah ruangan kecil.

Setiap sel memenuhi kebutuhannya sendiri dan merawat dirinya sendiri pula. Mereka bisa mengambil zat-zat nutrisi, mengubahnya menjadi energi, menjalankan fungsi-fungsi khususnya, dan bereproduksi jika dibutuhkan. Setiap sel menyimpan seperangkat instruksinya sendiri untuk melakukan aktivitas-aktivitas tersebut.

Setiap sel memiliki kemampuan-kemampuan berikut :

  1. Bereproduksi dengan cara membelah diri.
  2. Metabolisme, termasuk mengambil bahan baku, memproduksi molekul-molekul berenergi dan melepaskan hasil produksinya. Kinerja sebuah sel tergantung pada kemampuannya untuk mengekstrak dan menggunakan energi kimia yang tersimpan dalam molekul-molekul organik. Energi ini didapatkan dari proses metabolisme.
  3. Pembuatan protein-protein, mesin bagi sel-sel tersebut, misalnya enzim. Sebuah sel mamalia rata-rata terdiri dari 10.000 jenis protein yang berbeda.
  4. Memberikan respon terhadap rangsangan eksternal dan internal seperti perubahan temperatur, pH atau kandungan nutrisi.
  5. Mengatur lalu lintas vesikel.

Salah satu cara untuk mengklasifikasikan sel adalah dengan mengamati apakah mereka hidup menyendiri atau berkelompok. Organisme-organisme beragam dari yang hanya memiliki satu sel (disebut sebagai organisme uniseluler) yang berfungsi dan mempertahankan diri kurang lebih secara independen, atau membentuk koloni-koloni dan hidup bersama, sampai pada sel-sel multiseluler di mana sel-sel tersebut memiliki spesialisasi masing-masing dan biasanya tidak mampu bertahan hidup jika saling dipisahkan. 220 jenis sel dan jaringan membentuk tubuh manusia.

Sel juga dapat diklasifikasikan menurut struktur dalamnya :

  1. Sel-sel prokariotik memiliki struktur sederhana. Mereka dapat ditemukan hanya pada organisme uniseluler dan sel-sel koloni. Dalam sistem tiga domain dari klasifikasi ilmiah, sel-sel prokariotik diletakkan pada domain Archaea dan Eubacteria.
  2. Sel-sel eukariotik memiliki organel-organel sendiri pada membrannya. Organisme-organisme eukarotik bersel tunggal sangat bervariasi, namun banyak pula bentuk-bentuk koloni dan multiselular (kingdom multiseluler, misalnya Animalia, Plantae dan Fungi, semuanya adalah eukarotik).

Setiap sel, baik prokariotik maupun eukariotik, masing-masing memiliki membran yang membungkusnya, sebagai pemisah antara bagian interior dengan lingkungan sel tersebut, secara tegas mengatur keluar-masuknya zat dan mempertahankan potensial listrik dari sel tersebut. Di dalam membran tersebut adalah cytoplasma (zat yang memenuhi sebagian besar volume sel). Setiap sel memiliki DNA, materi pembawa informasi genetik dan RNA, yang membawa informasi-informasi yang dibutuhkan untuk membentuk berbagai protein, misalnya enzim, yang merupakan mesin penggerak utama dari sebuah sel. Di dalam sebuah sel terdapat berbagai zat biomolekul lainnya. Tulisan ini akan secara singkat membahas komponen-komponen primer dari sebuah sel dan kemudian menjelaskan fungsi-fungsinya secara sederhana.

  1. Membran sel. Lapisan luar dari sebuah sel eukarotik disebut membran plasma. Bentuk lain dari membran plasma juga ditemukan pada sel-sel prokariotik, namun pada organisme-organisme ini biasa disebut sebagai membran sel. Membran ini bertugas untuk memisahkan dan melindungi sebuah sel dari lingkungannya, dan sebagian besar terbentuk dari lipida berlapis dua (molekul semacam lemak) dan protein-protein. Pada membran ini terdapat berbagai molekul lain yang berfungsi sebagai saluran dan pompa yang memindahkan berbagai molekul keluar dan ke dalam sel.
  2. Cytoskeleton. Cystoskeleton adalah sebuah komponen sel yang sangat penting, kompleks dan dinamis. Komponen ini berfungsi untuk mengatur dan mempertahankan bentuk sel, menahan organel-organel pada tempatnya masing-masing, dan menggerakkan bagian-bagian sel dalam proses pertumbuhan dan pergerakan. Banyak sekali ragam protein yang berkaitan dengan cytoskeleton, masing-masing mengontrol struktur sel dengan mengarahkan, menumpuk dan membariskan filamen-filamen.
  3. Cytoplasma. Di dalam sebuah sel terdapat sebuah ruang yang dipenuhi oleh cairan yang disebut cytoplasma. Istilah "cytoplasma" merujuk pada campuran ion dan cairan pada zat di dalam sel dan organel-organel yang terkandung di dalamnya yang terpisahkan dari "sup" dalam sel ini dengan membrannya sendiri. Cytosol merujuk hanya pada cairannya, dan bukan pada organel-organel tersebut.
  4. Material genetik. Dua jenis material genetik terdapat dalam setiap sel, yaitu deoxyribonucleic acid (DNA) dan ribonucleic acid (RNA). Kebanyakan organisme menggunakan DNA sebagai tempat penyimpanan informasi jangka panjang, namun beberapa virus menggunakan RNA sebagai material genetik mereka.
  5. Organel. Tubuh manusia memiliki berbagai organ, misalnya jantung, paru-paru dan ginjal, dan masing-masing organ memiliki fungsinya yang spesifik. Sebuah sel juga memiliki seperangkat organ kecil yang disebut organel yang secara khusus menjalankan satu atau lebih fungsi tertentu.

Senin, 02 November 2009

Gerak

Pengertian Gerak

Gerak adalah perubahan posisi suatu benda terhadap titik acuan. Titik acuan sendiri didefinisikan sebagai titik awal atau titik tempat pengamat.

Gerak bersifat relatif artinya gerak suatu benda sangat bergantung pada titik acuannya. Benda yang bergerak dapat dikatakan tidak bergerak, sebgai contoh meja yang ada dibumi pasti dikatakan tidak bergerak oleh manusia yang ada dibumi. Tetapi bila matahari yang melihat maka meja tersebut bergerak bersama bumi mengelilingi matahari.

Contoh lain gerak relatif adalah B menggedong A dan C diam melihat B berjalan menjauhi C. Menurut C maka A dan B bergerak karena ada perubahan posisi keduanya terhadap C. Sedangkan menurut B adalah A tidak bergerak karena tidak ada perubahan posisi A terhadap B. Disinilah letak kerelatifan gerak. Benda A yang dikatakan bergerak oleh C ternyata dikatakan tidak bergerak oleh B. Lain lagi menurut A dan B maka C telah melakukan gerak semu.

Gerak semu adalah benda yang diam tetapi seolah-olah bergerak karena gerakan pengamat. Contoh yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah ketika kita naik mobil yang berjalan maka pohon yang ada dipinggir jalan kelihatan bergerak. Ini berarti pohon telah melakukan gerak semu. Gerakan semu pohon ini disebabkan karena kita yang melihat sambil bergerak.

Pembagian Gerak

Bedasarkan lintasannya gerak dibagi menjadi 3

  1. Gerak lurus yaitu gerak yang lintasannya berbentuk lurus
  2. Gerak parabola yaitu gerak yang lintasannya berbentuk parabola
  3. Gerak melingkar yaitu gerak yang lintasannya berbentuk lingkaran

Sedangkan berdasarkan percepatannya gerak dibagi menjadi 2

  1. Gerak beraturan adalah gerak yang percepatannya sama dengan nol (a = 0) atau gerak yang kecepatannya konstan.
  2. Gerak berubah beraturan adalah gerak yang percepatannya konstan (a = konstan) atau gerak yang kecepatannya berubah secara teratur

Pada kesempatan ini hanya akan kita bahas tentang gerak lurus saja. Gerak lurus sendiri dibagi menjadi 2 :

1. Gerak Lurus Beraturan (GLB)

adalah gerak gerak benda yang lintasannya lurus dan kecepatannya konstan (tetap). Contoh gerak GLB adalah mobil yang bergerak pada jalan lurus dan berkecepatan tetap.

Persamaan yang digunakan pada GLB adalah sebagai berikut :

s = v.t

Keterangan :

s adalah jarak atau perpindahan (m)

v adalah kelajuan atau kecepatan (m/s)

t adalah waktu yang dibutuhkan (s)

Sebelum lebih lanjut membahas tentang gerak terlebih dahulu kita bahas tentang perbedaan perpindahan dan jarak tempuh.

Perpindahan adalah besarnya jarak yang diukur dari titik awal menuju titik akhir sedangkan Jarak tempuh adalah Panjang lintasan yang ditempuh benda selama bergerak.

Perhatikan gambar dibawah ini

Perpindahan

Sebuah benda bergerak dari A menuju B kemudian dia kembali ke C. Pada peristiwa di atas Pepindahannya adalah AB – BC = 200 m – 90 m = 110 m. Sedangkan jarak yang ditempuh adalah AB + BC = 200 m + 90 m = 290 m.

Apabila perpindahan dan jarak itu berbeda maka antara kecepatan dan kelajuan juga berbeda.

Kecepatan didefinisikan sebagai besarnya perpindahan tiap satuan waktu dan Kelajuan didefinisikan sebagai besarnya jarak yang ditempuh tiap satuan waktu. Perumusan yang digunakan pada kecepatan dan kelajuan adalah sama.

Karena dalam hal ini yang kita bahas adalah gerak lurus maka besarnya perpindahan dan jarak yang ditempuh adalah sama. Berdasarkan pada alasan ini maka untuk sementara supaya mudah dalam membahas, kecepatan dan kelajuan dianggap sama.

Pada pembahasan GLB ada juga yang disebut dengan kecepatan rata-rata. Kecepatan rata-rata didefinisikan besarnya perpindahan yang ditempuh dibagi dengan jumlah waktu yang diperlukan selama benda bergerak.

v rata-rata = Jumlah jarak atau perpindahan / jumlah waktu

Karena dalam kehidupan sehari-hari tidak memungkinkan adanya gerak lurus beraturan maka diambillah kecepatan rata-rata untuk menentukan kecepatan pada gerak lurus beraturan.

2. Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

Adalah gerak lintasannya lurus dengan percepatan tetap dan kecepatan yang berubah secara teratur. Contoh GLBB adalah gerak buah jatuh dari pohonnya, gerak benda dilempar ke atas.

GLBB dibagi menjadi 2 macam :

a. GLBB dipercepat

Adalah GLBB yang kecepatannya makin lama makin cepat, contoh GLBB dipercepat adalah gerak buah jatuh dari pohonnya.

Grafik hubungan antara v terhadap t pada GLBB dipercepat adalah

Grafik v - t

Sedangkan Grafik hubungan antara s terhadap t pada GLBB dipercepat

Grafik s - t

b. GLBB diperlambat

Adalah GLBB yang kecepatannya makin lama makin kecil (lambat). Contoh GLBB diperlambat adalah gerak benda dilempar keatas.

Grafik hubungan antara v terhadap t pada GLBB diperlambat

Grafik v -t GLBB diperlambat

Grafik hubungan antara s terhadap t pada GLBB diperlambat

Grafik s - t diperlambat

Persamaan yang digunakan dalam GLBB sebagai berikut :

Untuk menentukan kecepatan akhir

V akhir

Untuk menentukan jarak yang ditempuh setelah t detik adalah sebagai berikut:

Rumus Jarak

Yang perlu diperhatikan dalam menggunakan persamaan diatas adalah saat GLBB dipercepat tanda yang digunakan adalah + .

Untuk GLBB diperlambat tanda yang digunakan adalah - , catatan penting disini adalah nilai percepatan (a) yang dimasukkan pada GLBB diperlambat bernilai positif karena dirumusnya sudah menggunakan tanda negatif.

Latihan soal

  1. Sebuah bola dengan massa 10 kg dilempar keatas. Setelah mencapai titik tertinggi bola kembali jatuh ke bawah. Apabila percepatan gravitasi bumi 10 m/s2, maka (a) Jelaskan gerak apa saja yang telah dilakukan oleh bola, (b) Hitunglah waktu yang diperlukan untuk mencapai titik tertinggi, (c) Berapakah tinggi maksimum yang dapat dicapai oleh bola?
  2. Jarak sekolah dengan rumah rudi adalah 30 km, Jika waktu masuk sekolah 07.00 dan Rudi berangkat dari rumah pukul 06.30 maka berapakah kelajuan minimum yang diperlukan Rudi supaya tidak terlambat?
  3. Sebuah truk bergerak dengan kecepatan 20 m/s kemudian dipercepat dengan percepatan 2 m/s2 selama 5 sekon. Berapakah kecepatan akhir truk?
  4. Bus bergerak munuju surabaya. 10 menit pertama menempuh jarak 4 km, 10 menit kedua menempuh jarak 8 km dan 10 menit terakhir menempuh jarak 6 km. Berapakah kecepatan rata-rata bus?
  5. Perhatikan grafikberikut ini

Grafik gerak

Hitunglah jarak yang ditempuh benda mulai awal sampai akhir?

Lencana Facebook

Baca Manga Online at Faisal Ardhy

Cari Blog Ini